Alat Musik Siter
twimg.com

Alat Musik Siter yang Berasal Dari Jawa Tengah

Alat Musik Siter– Tentu saja kita sudah tahu, bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, mulai dari senjata tradisional, tari-tarian, rumah adat, pakaian adat hingga alat musik tradisional.

Semua kebudayaan tersebut terletak di berbagai daerah, salah satunya pulau Jawa yang cukup meninggalkan banyak warisan, seperti situs alat musik.

Siter adalah salah satu alat musik petik yang berasal dari Jawa Tengah bentuknya hampir mirip dengan kecapi khas Sunda dari Jawa Barat. Meskipun begitu, terdapat perbedaan yang jelas antara siter dan kecapi sunda.

Saat dimainkan, alat kecapi Sunda diletakkan secara horizontal , sedangkan siter dipasang secara vertikal . Dalam gamelan Jawa, alat musik siter dapat menghasilkan suara petikan yang identik dengan melodi gending atau lagu tradisional Jawa.

Sementara itu, alat musik ini terbagi menjadi 2 jenis, yakni siter celempung dengan ukuran yang besar dan memiliki 11 hingga 13 senar.

Sedangkan siter penerus mempunyai ukuran yang kecil jika dibandingkan dengan siter. Pada umumnya, alat musik ini dimainkan secara ansambel dengan alat musik lainnya, tetapi bisa juga dimainkan sendiri.

Secara umum suara yang dihasilkan sangat lembut, bahkan melodinya juga bisa dimainkan dengan sangat variatif. Biasanya sering dimainkan untuk hiburan dalam berbagai acara seperti pergelaran seni, upacara adat dan lain sebagainya.

Sejarah Alat Musik Siter

Situs Sejarah Alat Musik
blogspot.com

Nama siter diambil dari kata citer dalam bahasa Belanda dan bahasa Inggris. Dari namanya tersebut bisa dilihat bahwa alat musik ini juga sudah berkembang di negara lain.

Alat musik siter khas Jawa mirip seperti box-zither yakni alat musik petik yang berbentuk kotak berongga, trapesium, persegi panjang dan lain sebagainya.

Di mana dimainkan dengan cara dipetik maupun dipukul menggunakan palu ringan.

Baca Juga  Chord Jolma Biasa - Cara Mudah untuk Belajar Bermain Gitar

Secara historis, box-zither sudah dimainkan sejak abad-abad yang lalu oleh masyarakat Tenggara Laut Baltik.

Sementara itu, memang nggak diketahui secara pasti mengenai sejarah dan usia siter yang terdapat di Pulau Jawa

Namun, siter awalnya diduga sudah berkembang di desa-desa Pulau Jawa, yang bentuknya diubah oleh kalangan bangsawan sehingga sedikit meniru desain furnitur kolonial Belanda.

Setelah itu dimasukkan menjadi salah satu instrumen dalam gamelan.

Jenis-Jenis Siter

Jenis-Jenis Siter
kibrispdr.org

Alat musik petik yang terdapat pada gamelan Jawa sering disebut dengan siter. Namun ada juga yang dipermasalahkan dengan kecapi Sunda. Adapun alat musik siter terdiri dari 2 jenis , antara lain yaitu:

1. Alat Musik Siter Panerus

Siter penerus ukurannya lebih kecil daripada siter barung, bahkan siter penerus juga mempunyai nada pentatonik satu oktaf yang lebih tinggi.

2. Celepung

Celempung sering dimainkan berpasangan dengan alat musik siter. Di mana, celempung lebih besar dari kakak dengan ukuran panjangnya sekitar 90 cm dan memiliki 4 kaki.

Celempung sengaja disetel satu oktaf di bawah siter yang berperan untuk mengisi pola hiasan dengan berdasarkan balungan atau dasar melodinya, serta irama dan struktur tempo.

Selain itu, untuk memainkannya pun mirip dengan siter, yakni pemain duduk di lantai dengan menghadap ujung instrumen yang lebih kecil. Kemudian senar dipetik menggunakan kedua ibu jari sehingga menghasilkan alunan melodi yang indah.

Artikel terkait: Alat musik suling

Cara Memainkan Alat Musik Siter

Cara Memainkan Alat Musik Siter
romadecade.org

Pada umumnya, siter dimainkan dengan cara dipetik. Di mana, senar maupun kawat siter dimainkan dengan cara dipetik menggunakan ibu jari. Kemudian, jari lainnya

berfungsi untuk menahan getaran senar lain saat dipetik.

Dalam permainan siter, terdapat teknik tabuhan terdiri dari teknik tabuhan imbal dan ngracik. Pada teknik imbal siter ditabuh menggunakan tangan kanan dan kiri secara bergantian, memetik nada dalam satu gembyang dan fungsinya untuk mengisi lagu.

Baca Juga  Pakaian Adat Kalimantan Barat yang Memiliki Filosofinya Sendiri

Sedangkan, teknik ngracik ditabuh menggunakan tangan kanan dan kiri, namun pada urutan nada yang berjalan bisa membuat kalimat lagu tertentu, melodi lagu dan bermain lagu.

Selain itu, siter memiliki panjang dawai yang setara dengan papan suaranya. Jika siter di Eropa, terdiri dari kotak suara datar dan dangkal yang terdiri dari 30 hingga 40 senar logam.

Jadi, pada saat yang sama, jari tangan kanan akan memetik iringan senar yang lebih jauh. Nantinya alat musik siter akan ditempatkan di lutut pemain atau bisa juga di atas meja.

Namun di Eropa, siter adalah istilah umum untuk alat musik petik yang dikaitkan dengan bingkai yang mempunyai leher.

Siter menjadi salah satu alat musik yang masuk ke dalam instrumen harpa aeolian, autoharp, cimbalom, dulcimer dan koto.

Pada abad ke-18, dua varietas utama siter telah berkembang menjadi sitar Salzburg, dengan sisi bundar dan membulat Mittenwald.

Biasanya, siter Salzburg memiliki 5 senar melodi yang disetel, yaitu a′, d′, g′, g, dan c. Kemudian senar pengiringnya ada 29 yang disetel dalam siklus per lima, yaitu C, G, D, A dan lain sebagainya.

Senar tersebut disetel dengan melalui 12 tangga nada kromatik. Selain itu, ada juga siter yang dimainkan dengan cara ditekuk yaitu siter ajaeng dari Korea .

Alat musik siter memang instrumen dari keluarga kecapi yang mempunyai berbagai bentuk, seperti tongkat yang fleksibel yang terdapat dalam musik haluan maupun batang yang kaku.

Bentuknya tersebut dapat dijumpai di India, Asia Tenggara dan di beberapa negara Afrika.

Ciri Khas dan Karakteristik Siter

Ciri Khas dan Karakteristik Siter
wikimedia.org

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa siter adalah salah satu alat musik petik yang terdapat dalam gamelan Jawa.

Baca Juga  Chord Jalan Tengah: Pelajari Akord Mudah Tanpa Ribet

Alat musik ini dibuat dari kotak berongga yang memiliki 11 senar. Akan tetapi, masih ada ciri khas lainnya yang terdapat dalam alat musik siter.

Penasaran apa saja? Yuk langsung simak ulasan di bawah ini!

  • Alat musik tradisional ini memiliki satu senar yang bisa disetel pada nada pelog, sedangkan yang lainnya disetel untuk nada slendro.
  • Setiap sudut yang terdapat pada alat musik ini sudah dibekali dengan kaki yang terbuat dari bahan kayu. Kaki tersebut berfungsi sebagai penyangga alat musik. Kaki depan pada alat musik ini sengaja dibuat lebih tinggi, hal tersebut bertujuan agar para pemain mendapatkan kenyamanan dalam posisi duduknya.
  • Alat musik ini menghasilkan sebuah nada dari senar yang terbuat dari bahan kawat baja, sebab baja dapat menghasilkan suara yang berkualitas dan suara terdengar lebih nyaring.
  • Biasanya, alat musik ini berfungsi untuk siteran gamelan atau bisa juga berguna untuk gamelan lainnya.
  • Alat musik ini dapat menghasilkan suara yang mengimbangi suara saron dan gong.
  • Alat musik tradisional ini dapat dimainkan secara individual atau tanpa menggunakan alat musik lainnya.

Itulah penjelasan tentang alat musik siter, mulai dari sejarah , jenis, cara bermain dan karakteristiknya masing-masing.

Dengan begitu, kita sebagai generasi bangsa harus menjaga dan menyimpan kebudayaan bangsa yang tak ternilai harganya. Sebab, kebudayaan tersebut merupakan warisan dari leluhur atau nenek moyang kita kepada para keturunannya. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments